Rabithahjember.com- Setelah rapat pengurus harian lengkap, semalam diputuskan bahwa per hari ini mulai dibagikan dana ramadhan untuk dhuafa Alawiyyin. Menurut Abdullah BSA bendahara Rabithah memastikan donasi yang masuk dari para donatur telah bisa dibagikan.”Insya Allah per kepala dhuafa alawiyyin kita bagikan Rp.250 ribu rupiah.” Ujarnya Menurutnya setiap hari dirinya dan sekretaris mengecek donasi yang masuk ke Rabithah Jember.
Senada dengan itu Hamid Husein Alhamid Sekretaris Rabithah menyatakan seluruh Dhuafa Alawiyyin akan mendapatkan dana Ramadhan. “Kami telah mengitung dengan bendahara dan kami bagi habis kepada dhuafa alawiyyin”katanya. Pihaknya juga setiap hari menerima telepon dari berbagai penjuru Jember terkait informasi terbaru data dhuafa.
Ketua Rabithah Jember Habib Hasan Alkaff mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang memberikan kepercayaan kepada Rabithah Jember untuk menyalurkan zakat dan shodaqohnya. “Kami menghaturkan terima kasih dan kami jamin penyalurannya Insya Allah tepat sasaran”katanya.
Wakil sekretaris Rabithah Salim Umar BSA juga menambahkan bahwa laporan aka dikirimkan pada para donatur pada akhir syawal. (sal)
baca selengkapnya..
Tampilkan postingan dengan label Info Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Utama. Tampilkan semua postingan
Rabu, September 16, 2009
Kamis, Mei 14, 2009
Habib Umar Maulakhela Wafat
Segenap Pimpinan, Pengurus Dan Anggota Rabithah Alawiyah Jember
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Alhabib Umar Maulakhela,
(Mantan Ketua DPP Rabithah Alawiyah) Jakarta.
Adzamallah Ajrokum.
Semoga Keluarga yang di Tinggalkan diberi Ketabahan Amien Habib Umar Maulakhela adalah Tokoh masyarakat Alawiyyin Indonesia yang terkenal kedermawanannya, Almarhum pernah menjabat sebagai Ketua Rabithah Alawiyah Pusat. Almarhaum di makamkan di Jakarta 14 Mei 2009 Bakda Ashar.
baca selengkapnya..
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Alhabib Umar Maulakhela,
(Mantan Ketua DPP Rabithah Alawiyah) Jakarta.
Adzamallah Ajrokum.
Semoga Keluarga yang di Tinggalkan diberi Ketabahan Amien Habib Umar Maulakhela adalah Tokoh masyarakat Alawiyyin Indonesia yang terkenal kedermawanannya, Almarhum pernah menjabat sebagai Ketua Rabithah Alawiyah Pusat. Almarhaum di makamkan di Jakarta 14 Mei 2009 Bakda Ashar.
baca selengkapnya..
Senin, Mei 11, 2009
Pelatihan Petugas Nasab Sukses
Pelatihan ilmu nasab buat petugas nasab mendapat apresiasi penuh dari peserta yang semuanya perwakilan DPC se Indonesia, “Pelatihan ini amat berarti bagi kita, Semoga dapat menyenangkan hati Rasulullah”.Ujar Abdurahman Alhabsyi dari Ende.
Usai Pelatihan, Peserta DPC se Indonesia membentuk tim 9 yaitu tim perumus yang bertujuan mengawal maktab daimi sebagai satu-satunya wadah Penerbitan buku nasab. Menurut salah satu anggota Team 9, Salim Bin Umar Bin Syaikh Abubakar mengatakan bahwa Kualitas SDM di Maktab Daimi menjadi hal terpenting dalam menjaga Maktab Daimi. Salim menjelaskan diantara point penting rumusan adalah bahwa semua permohonan harus melalui Rekom DPC sehingga pusat akan bekerja lebih cepat dan tepat.
“Yang terpenting peran pusat untuk merespon DPC dengan cepat dan tertulis sehingga tidak menimbulkan kesan kerja Maktab Daimi lambat”.Pungkasnya.
Ahmad Abdullah Bin Syaikh Abubakar dari DPC Jember mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi penuh pada kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan setahun sekali, sehingga dapat tercipta SDM-SDM Nasb yang handal”.Harapnya. (sal)
baca selengkapnya..
Jumat, Mei 08, 2009
Jember Kirim Delegasi Pelatihan Nasab
Rabithah Jember- Sesuai keputusan rapat rabithah pada tanggal 2 Mei 2009 lalu akhirnya Rabithah Jember mengirimkan delegasinya pada kegiatan Pelatihan Nasab yang digelar Maktab Daimi Rabithah Alawiyah Pusat.Delegasi yang dikirim adalah Salim Umar Bin Syaikh Abubakar dengan Ahmad bin AbdullahBin Syaikh Abubakar. Diharapkan keduanya usai menyerap pelatihan dapat mensosialisasikan sekaligus bertanggung jawab terkait dengan masalah Nasab.
Seperti diketahui salah satu agenda rapat pada pertemuan DPC RA se Indonesia sebelumnya di Balikpapan adalah pengurusan nasab yang kian rumit denagn segala kendalanya.
Ketua Rabithah Jember Hasan Alkaff menyambut baik gagasan pelatihan tersebut karena kedepan hal tersebut amat dibutuhkan. “Banyaknya orang yang mengaku-ngaku sebagai habib atau keturunan nabi membuat kita khawatir dan Prihatin” Ujarnya. Senada dengan itu Sekretaris Rabithah Jember Hamid Alhamid berharap kedua delegasi Jember dapat berperan sekaligus menjadi penanggung jawab masalah nasab di Jember.
Salim Umar BSA yang dihubungi redaksi via telepon menyatakan telah sampai di Hostel Pradana tanggal 8 mei 2009 tempat lokasi kegiatan, Ia juga telah menerima jadwal kegiatan yang diantaranya akan diisi oleh Habib Ali Albahar, Habib Luthfi bin Yahya dan Ketua Umum Rabithah Pusat Habib Zen Bin Smith. “Esok kegiatan resmi dibuka, Doain ya bib” harapnya.(sal)
baca selengkapnya..
Seperti diketahui salah satu agenda rapat pada pertemuan DPC RA se Indonesia sebelumnya di Balikpapan adalah pengurusan nasab yang kian rumit denagn segala kendalanya.
Ketua Rabithah Jember Hasan Alkaff menyambut baik gagasan pelatihan tersebut karena kedepan hal tersebut amat dibutuhkan. “Banyaknya orang yang mengaku-ngaku sebagai habib atau keturunan nabi membuat kita khawatir dan Prihatin” Ujarnya. Senada dengan itu Sekretaris Rabithah Jember Hamid Alhamid berharap kedua delegasi Jember dapat berperan sekaligus menjadi penanggung jawab masalah nasab di Jember.
Salim Umar BSA yang dihubungi redaksi via telepon menyatakan telah sampai di Hostel Pradana tanggal 8 mei 2009 tempat lokasi kegiatan, Ia juga telah menerima jadwal kegiatan yang diantaranya akan diisi oleh Habib Ali Albahar, Habib Luthfi bin Yahya dan Ketua Umum Rabithah Pusat Habib Zen Bin Smith. “Esok kegiatan resmi dibuka, Doain ya bib” harapnya.(sal)
baca selengkapnya..
Rabu, Mei 06, 2009
Siapa Habaib itu....
“Aku tinggalkan dua pusaka,yaitu Al qur’an dan anak cucuku (Keluarga Nabi Muhammad SAW)."
Habaib
Habaib atau Syarif dahulu kala disebut dengan panggilan Sunan, yang dijuluki untuk Wali Songo khususnya di negeri Indonesia kita ini. Habaib adalah cucu keturunan Nabi Muhammad SAWdari anak putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Sayyidatina Fatimah. Sebagaimana yang tertera di dalam sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini :
“Semua nasab itu dari laki-laki, kecuali nasab ku dari Fatimah putriku”
Lalu dari hasil pernikahan Sayyidatina Fatimah dengan Sayidina Ali ra, lahirlah 2 orang putra yang bernama Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein, dan dari keduanya memiliki keturunan sampai hari Kiamat. Dari garis keturunan Sayyidina Hasan yang dikenal keturunannya yaitu Tuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani, serta dari garis keturunan Sayyidina Husein seperti diantaranya disebut dengan Syekh Abu Bakar Assegaf, Al Haddad, Al Idrus, Al Atthos, dan masih banyak lagi yang lainnya, mereka semua itu disebut dengan Habaib.
Habaib adalah penerus mutlak cucu Nabi Muhammad SAW, Habaib di seluruh dunia ini diakui ilmunya yang rata-rata beliau berasal dari Negeri Yaman. Ilmu-ilmu beliau banyak dan cepat diterima oleh masyarakat dunia, khususnya di negeri indonesia. Di Hadromut (Yaman Selatan) kita mengenal Al Habib Abdullah Bin Alwi Al Haddad, yang mana kitab karangan beliau ini banyak digunakan oleh para ulama dari seluruh penjuru dunia khususnya di Indonesia. Kitab karangan beliau yang sering kita jumpai dan kita kenal adalah Nasahdiniyah yang artinya nasihat-nasihat agama. Begitu banyak ilmu-ilmu Rosululloh SAW yang dikarang oleh para habaib yang berdasarkan kepada Al-Qur’an dan hadits-hadits. Ketahuilah mencintai mereka para habaib adalah wajib dan haram hukumnya membenci mereka sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
”Barangsiapa yang mencintai keluargaku maka wajib bersamaku di dalam syurga dan barang siapa yang membenci keluargaku maka haram baginya mendapatkan syafa’atku nanti di hari kiamat”
Ingatlah mereka para habaib bagaikan bintang-bintang tanda aman ahli langit dan keluarga Nabi Muhammad SAW adalah tanda pangaman untuk ummatnya, maka kita tidak aneh bila ada para habaib pengikut mereka atau pencinta mereka makin bertambah di seluruh penjuru dunia karena mereka adalah karunia yang besar untuk ummat Nabi Muhammad SAW sebagai jalan menuju ridho Allah SWT dan tiada jalan yang lebih baik kecuali jalannya para habaib yang mengikuti kakek moyang beliau dan salaf-salaf beliau yang terpancar kebenarannya di muka bumi ini.
baca selengkapnya..
Habaib
Habaib atau Syarif dahulu kala disebut dengan panggilan Sunan, yang dijuluki untuk Wali Songo khususnya di negeri Indonesia kita ini. Habaib adalah cucu keturunan Nabi Muhammad SAWdari anak putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Sayyidatina Fatimah. Sebagaimana yang tertera di dalam sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini :
“Semua nasab itu dari laki-laki, kecuali nasab ku dari Fatimah putriku”
Lalu dari hasil pernikahan Sayyidatina Fatimah dengan Sayidina Ali ra, lahirlah 2 orang putra yang bernama Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein, dan dari keduanya memiliki keturunan sampai hari Kiamat. Dari garis keturunan Sayyidina Hasan yang dikenal keturunannya yaitu Tuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani, serta dari garis keturunan Sayyidina Husein seperti diantaranya disebut dengan Syekh Abu Bakar Assegaf, Al Haddad, Al Idrus, Al Atthos, dan masih banyak lagi yang lainnya, mereka semua itu disebut dengan Habaib.
Habaib adalah penerus mutlak cucu Nabi Muhammad SAW, Habaib di seluruh dunia ini diakui ilmunya yang rata-rata beliau berasal dari Negeri Yaman. Ilmu-ilmu beliau banyak dan cepat diterima oleh masyarakat dunia, khususnya di negeri indonesia. Di Hadromut (Yaman Selatan) kita mengenal Al Habib Abdullah Bin Alwi Al Haddad, yang mana kitab karangan beliau ini banyak digunakan oleh para ulama dari seluruh penjuru dunia khususnya di Indonesia. Kitab karangan beliau yang sering kita jumpai dan kita kenal adalah Nasahdiniyah yang artinya nasihat-nasihat agama. Begitu banyak ilmu-ilmu Rosululloh SAW yang dikarang oleh para habaib yang berdasarkan kepada Al-Qur’an dan hadits-hadits. Ketahuilah mencintai mereka para habaib adalah wajib dan haram hukumnya membenci mereka sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
”Barangsiapa yang mencintai keluargaku maka wajib bersamaku di dalam syurga dan barang siapa yang membenci keluargaku maka haram baginya mendapatkan syafa’atku nanti di hari kiamat”
Ingatlah mereka para habaib bagaikan bintang-bintang tanda aman ahli langit dan keluarga Nabi Muhammad SAW adalah tanda pangaman untuk ummatnya, maka kita tidak aneh bila ada para habaib pengikut mereka atau pencinta mereka makin bertambah di seluruh penjuru dunia karena mereka adalah karunia yang besar untuk ummat Nabi Muhammad SAW sebagai jalan menuju ridho Allah SWT dan tiada jalan yang lebih baik kecuali jalannya para habaib yang mengikuti kakek moyang beliau dan salaf-salaf beliau yang terpancar kebenarannya di muka bumi ini.
baca selengkapnya..
Selasa, Maret 24, 2009
Meriah Pertemuan Rabithah Se Indonesia di Balikpapan

Rabithahjember.com- Pertemuan Rabithah se Indonesia yang diawali dengan Pembacaan Maulid di kediaman Habib Jakfar Bin Ahmad Alaydrus Balikpapan berlangsung Hikmad dan Meriah.Sekitar 30 perwakilan RabithahCabang se Indonesia menghadiri acara yang diadakan oleh Rabithah Alawiyah Balikpapan. Anies Alaydrus sekretaris Rabithah Balikpapan mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan PT Galangan Benua Raya Kariangau.
Dari DPP Rabithah Alawiyah Jakarta hadir Ketua umum Habib Zen bin Smith didampingi Ahmad bin Umar Mulachela bendahara Rabithah Alawiyah. Selain itu juga tampak Habib Abdurrahman Bassurah dan Ustad Habib Ali Albahar yang juga sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut.
Usai pembacaan maulid peserta kembali ke Resort /penginapan yang disediakan oleh Panitia, keesokan harinya pertemuan dibuka langsung oleh Ketua Rabithah Pusat Habib Zen bin Smith.
Dilaporkan bahwa menyikapi banyaknya ulah oknum yang mengaku habib, rabithah pusat menghimbau kepada cabang untuk ekstra hati-hati untuk mengajukan anggotanya mendapatkan buku nasab, selain itu juga secara teknis nanti akan dikirimkan lampiran formulir dari pusat. Salim Umar Bin Syaikh Abubakar dari Rabithah Jember mengusulkan bahawa untuk pendataan termudah adalah dengan membuat Kartu keluarga seperti yang telah dijalankan Rabithah Jember karena akan memudahkan dalam pendataan baik itu bayi yang baru lahir atau sesorang yang baru meninggal, namun tetap pengurus Rabithah yang harus Jemput bola kepada para sadah tersebut.
Sementara Habib Syech Aljufri dari Surabaya menegaskan perlunya rekomendasi dari pengurus cabang asal sadah untuk pengurusan Buku nasab, jadi tidak bisa seseorang yang memiliki cabang tetapi ingin mengurus sendiri ke pusat.
Habib Zen bin Smith juga mengungkapkan hasil dari pertemuan tokoh Islam sedunia di Muritania diantaranya adalah meminta setiap sadah untuk dapat berperan dalam mewarnai negaranya masing-masing dan Rabithah Pusat senada dengan itu meminta setiap sadah untuk dapat mewarnai daerahnya masing-masing.
Acara yang digelar 2 hari 17-18 Maret ini berakhir pukul 12.00 Wita. Perwakilan Rabithah Jember Salim Umar Bin Syaikh Abubakar mengatakan bahwa Rabithah Jember memberikan apresiasi dan penghargaan atas undangan dari Rabithah Balikpapan, “Kami berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan minimal setiap tahun sehingga dengan jalinan silaturahmi ini kita dapat merekatkan jaringan antar cabang. Selain itu juga pada Rabithah Balipapan beserta panitia dan Habib Jakfar Alaydrus kami mengucapkan terima kasih, selamat dan sukses ” Ujarnya.(sal)
baca selengkapnya..
Senin, Maret 16, 2009
Rabithah Gelar Maulid Di Balung
Sekretaris Rabithah Jember Habib Hamid Husein Alhamid yang ditemui rabithahjember.com usai kegiatan mengungkapkan keharuan yang mendalam dan berpesan agar kegiatan serupa terus dilaksanakan walaupun tidak bertepatan dengan bulan maulid. “Usahakan setiap malam Jum’at baca maulid, karena disana terdapat sifat-sifat Rasul yang wajib kita sebagai dzuriyyah mengikutinya”Harapnya.
“Di Balung malah seminggu dilaksanakan 3 kali, baik itu pembacaan maulid Habsyi, Maulid Dhiya’Ullami’ dan pembacaan Burdah, Istiqomah itulah yang harus kita contoh“ Tegasnya. Habib Hamid berharap dengan pembacaan maulid yang rutin maka Ukhuwah Islamiyah akan mudah dicapai. (sal)
baca selengkapnya..
Sabtu, Februari 07, 2009
Rabithah Jember Siap Salurkan Zakat dan Bantuan Untuk Orang Sakit
Jember- Rabithah Alawiyah Jember Siap terima dan salurkan zakat, khusus dari Alawiyyin dan untuk Alawiyyin. Hal tersebut ditegaskan ulang oleh Wakil Bendahara Rabithah Ahmad Hasan Alkaf ketika ditemui redaksi sore tadi. Menurutnya saat ini Jumlah penerima zakat di Kabupaten Jember sebanyak 370 Orang. “Per Orang kami akan memberikan Rp.300 ribu rupiah. Kebutuhan Bulanan kepada para dhuafa setiap bulannya juga besar selain zakat yang dibagikan setiap tahun , Rabithah Jember juga membagikan Bantuan Modal untuk para pemuda giat kerja dan bantuan kursus Jahit sekaligus mesinnya untuk para janda yang jika telah lulus agar dapat berdaya di tengah masyarakat. Untuk Para Ibu -Ibu Syarifah yang tak mampu, Rabithah Jember akan segera meluncurkan bantuan lemari Es agar para ibu tersebut dapat berjualan dengan fasilitas frezzer tersebut.
Selain itu yang utama Untuk Para Fuqara yang sakit dirumah atau dirawat di Rumah Sakit Rabithah Jember memberikan bantuan sebesar Rp.500.000 per Jiwa. Untuk itu Para Donatur dapat menyalurkan melalui rekening Rabithah BCA 0240206927 dan contac person bisa menghubungi secretariat nomor telpon 0331-7771867 dan 03313622225.
baca selengkapnya..
Selain itu yang utama Untuk Para Fuqara yang sakit dirumah atau dirawat di Rumah Sakit Rabithah Jember memberikan bantuan sebesar Rp.500.000 per Jiwa. Untuk itu Para Donatur dapat menyalurkan melalui rekening Rabithah BCA 0240206927 dan contac person bisa menghubungi secretariat nomor telpon 0331-7771867 dan 03313622225.
baca selengkapnya..
Zakat Tahun Ini Ditetapkan 300 Ribu Rupiah
Rabithahjember.com
Setelah melakukan perhitungan pemasukan dengan jumlah penerima zakat maka Rabithah Alawiyah jember memastikan kenaikan bantuan zakat menjadi 300 ribu rupiah. Hal tersebut diungkap oleh bendahara Rabithah Jember Abdullah BSA didampingi sekretaris Rabithah Jember Hamid Husein Alhamid.Seperti diketahui bahwa tahun lalu jumlah zakat yang diterima per kepala adalah Rp.250 ribu. “ Alhamdulillah kita dapat menaikkan jumlah bantuannya” Ujar Abdullah BSA senada dengan itu, Hamid Husein Alhamid juga mengungkapkan bahwa kenaikan tahun ini selain melihat factor ekonomi yang begitu mencekik juga karena para dermawan yang telah rela menyisihkan rezekinya untuk dibagikan kepada Para sayyid dan Syarifah di Jember.
Sementara itu Ketua Rabithah Alawiyah Jember Habib Hasan Alkaff secara tulus mengucapkan beribu terima kasih kepada para dermawan yang telah menyalurkannya melalui Rabithah Jember. “Semoga Allah melipatgandakan Rezekinya, dan yang pasti kami juga secara khusus akan memberikan laporan rutin kepada para donatur ” Pungkasnya. (sal)
baca selengkapnya..
Setelah melakukan perhitungan pemasukan dengan jumlah penerima zakat maka Rabithah Alawiyah jember memastikan kenaikan bantuan zakat menjadi 300 ribu rupiah. Hal tersebut diungkap oleh bendahara Rabithah Jember Abdullah BSA didampingi sekretaris Rabithah Jember Hamid Husein Alhamid.Seperti diketahui bahwa tahun lalu jumlah zakat yang diterima per kepala adalah Rp.250 ribu. “ Alhamdulillah kita dapat menaikkan jumlah bantuannya” Ujar Abdullah BSA senada dengan itu, Hamid Husein Alhamid juga mengungkapkan bahwa kenaikan tahun ini selain melihat factor ekonomi yang begitu mencekik juga karena para dermawan yang telah rela menyisihkan rezekinya untuk dibagikan kepada Para sayyid dan Syarifah di Jember.
Sementara itu Ketua Rabithah Alawiyah Jember Habib Hasan Alkaff secara tulus mengucapkan beribu terima kasih kepada para dermawan yang telah menyalurkannya melalui Rabithah Jember. “Semoga Allah melipatgandakan Rezekinya, dan yang pasti kami juga secara khusus akan memberikan laporan rutin kepada para donatur ” Pungkasnya. (sal)
baca selengkapnya..
Selasa, Januari 06, 2009
Habaib Gelar Doa Dan Tahlil Buat Palestina
Rabithah Jember- Sekitar 50 Anggota Rabithah Alawiyah Jember menggelar Doa dan Tahlil untuk para pejuang dan korban Palestina, para habaib dan pemuda habaib tampak khidmat mengikuti acara dalam pertemuan rutin bulanan Rabithah Jember.
Menurut Sekretaris Rabithah Jember
Habib Hamid Alhamid kekejaman Israel terhadap Palestina sangat menusuk kita kaum muslimin, Sementara ini hanya sebait doa yang mampu kita persembahkan untuk Palestina. Namun Habib Hamid juga mengungkapkan bahwa Para Mahasiswa dan Pemuda Habaib Jember juga tengah mempersiapkan diri menggelar bakti social Donor darah pada Sabtu 10 Januari mendatang. “ Itu juga bentuk kepekaan para pemuda dan mahasiswa dalam solidaritas sesame muslim” Ujarnya.
Acara yang digelar di rumah Habib Nouval Bin Syaikh Abubakar ini dimulai pukul 20.00 malam dengan pembacaan QS Al Fath 26-27 dan ditutup denagn tahlil yang dipimpin oleh Habib alwi Aljufri.(salim)
baca selengkapnya..
Menurut Sekretaris Rabithah Jember
Habib Hamid Alhamid kekejaman Israel terhadap Palestina sangat menusuk kita kaum muslimin, Sementara ini hanya sebait doa yang mampu kita persembahkan untuk Palestina. Namun Habib Hamid juga mengungkapkan bahwa Para Mahasiswa dan Pemuda Habaib Jember juga tengah mempersiapkan diri menggelar bakti social Donor darah pada Sabtu 10 Januari mendatang. “ Itu juga bentuk kepekaan para pemuda dan mahasiswa dalam solidaritas sesame muslim” Ujarnya.
Acara yang digelar di rumah Habib Nouval Bin Syaikh Abubakar ini dimulai pukul 20.00 malam dengan pembacaan QS Al Fath 26-27 dan ditutup denagn tahlil yang dipimpin oleh Habib alwi Aljufri.(salim)
baca selengkapnya..
Langganan:
Postingan (Atom)